Satu kelompok mahasiswa Tel-U dan Korea Selatan mempresentasikan teknologi yang berguna bagi petani di Pangalengan, Jawa Barat, di Gedung TULT, Telkom Unibervisity, Senin (08/08/2025).
BANDUNG, ERASUMBU.COM: Sebanyak 26 mahasiswa Korea Selatan dan Telkom University (Tel-U) mempresentasikan teknologi dan relevan dengan kebutuhan para petani di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Seluruh mahasiswa tersebut terdiri dari 5 kelompok yang masing-masing memberikan solusi dari kebutuhan petani.
Kelima kelompok tersebut yakni kelompok KOIN membuat alat monitor kadar tanah dan sistem penyiraman otomatis (Soil Monitoring and Automation Water Spraying System); Kelompok Interstellar dengan inovasi ISACS (Integrated Semi Automatic Chopper System).
Kelompok Clowver Cats dengan inovasi sistem sensor tanah (Soil Sensor System). Kelompok selanjutnya Heart 2 Bee, dengan inovasi Monitoring PH&Humadity With LCD dan kelompok A Gank dengan inovasi UV Files Trap With Camera.
Teknologi buatan para mahasiswa Tel-U dan Korea Selatan ini mampu mengukur kadar tanah secara tepat. Pengukuran ini penting bagi petani untuk mengetahui kondisi lahan sebelum menanam. Selain itu ada inovasi di peternakan yang bermanfaat bagi peternak untuk mengatur kualitas kandang maupun pakan hijauan. Melalui informasi dari alat tersebut, hasil pertanian dan produktivitas ternak akan meningkat.
Menurut Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) Telkom University, Faisal Budiman, proyek ini tidak sekadar proyek penelitian. Lebih dari itu Faisal ingin mahasiswa mendapat pengalaman langsung dan memperluas jaringan. Selain iu, proyek ini mengasah kreativitas untuk menciptakan teknologi murah dan berguna bagi petani.
“Inovasi mahasiswa ini tujuan membantu masyarakat, terutama di sektor pertanian dan peternakan,” kata Faisal di Gedung TULT, Senin (11/08/2025).
Faisal mengatakan, proses pengembangan teknologi langsung di lapangan, sehingga mahasiswa dapat memahami kebutuhan para petani dan peternak. Selain mengukur kadar tanah, sensor ini juga dapat berguna untuk memantau kelembapan kandang dan mendukung manajemen pakan, termasuk proses pemotongan rumput.
Sementara itu, , Prof Seo Young Bong menyebut ke-26 mahasiswa yang berkolaborasi dan memadukan keahlian teknik. Mereka terjun langsung melakukan riset di lapangan dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat.
“Mereka berkolaborasi dan semangat mudanya menciptakan solusi nyata di bidang pertanian dan peternakan,” kata Seo.
Prof Kim Kee Joo dari Tongmyong University Korea Selatan menyebut proyek antara Tel-U dengan Universitas di Korea Selatan sudah berlangsung selama 11 tahun. Dia berharap proyek ini terus berkembang dan semakin baik ke depannya.
“Proyek kali ini melibatkan lima kampus dari Indonesia dan Korea Selatan, termasuk Politeknik Negeri Banyuwangi, hingga ITS Surabaya,” kata Kim.
Sementara itu Wakil Rektor IV Telkom University Angga Rusdinar, Telkom University bekerja sama dengan Korea Selatan, tetapi dengan negara-negara lain. Bahkan sebelum masa Covid-19, mahasiswa Telkom University malah memerkan produk teknologinya di luar negeri.
“Tel-U sebagai global university menjadi keharusan untuk membangun kerjasama dengan berbagai Negara, seperti yang terdekat dengan Malaysia. Sekarang pun tidak hanya Korea Selatan, tetapi ada dari Maroko,” pungkasnya.
JAKARTA, ERASUMBU.COM – Kehadiran Ade Rai dan Hans sebagai brand ambasador Roscik Ayam Panggang Rotisserie…
BANDUNG, ERASUMBU.COM – Sebanyak 18.439 narapidana memperoleh remisi dari negara pada HUT ke - 80…
BANDUNG, ERASUMBU.COM - Gonjang ganjing lahan Bandung Zoo menarik perhatian publik. Salah satunya, sama juga…
BANDUNG, ERASUMBU.COM, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menyatakan bahwa pemimpin tidak lahir secara tiba-tiba.…
BANDUNG, ERASUMBU.COM - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan solusi atas persoalan di Kebun Binatang…
BAMDUNG, ERASUMBU.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bekerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) meluncurkan…
This website uses cookies.