ERASUMBU, BANDUNG – UMKM harus mampu membangun ekosistem berbasis kecerdasasan buatan (AI) untuk mendorong efisiensi, inovasi, dan daya saing pelaku usaha. Namun, bagaimana memanfaatkan perkembangan teknologi AI tersebut untuk membangun UMKM di tengah persaingan bisnis yang ketat menjadi tantangan tersendiri.
Menyadari pentingnya pemanfaatan teknologi ini, Telkom University berkolaborasi dengan UMKM Schouten.id melalui pelatihan ekosistem kewirausahaan digital berbasis AI. Kegiatan ini dirancang untuk membekali para pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan digital relevan agar mampu beradaptasi dengan perubahan pasar serta menjawab tantangan era industri 5.0 menuju well-being society 6.0.
BACA JUGA: FAST Tel-U Dukung Astacita Pendidikan Tinggi bagi Pengembangan SDM
Menurut ketua kegiatan abdimas, Syahputra, Ph.D., AI hadir sebagai solusi strategis mulai dari membantu analisis tren pasar, pengelolaan stok, otomatisasi layanan pelanggan, hingga optimalisasi strategi pemasaran digital. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
“AI tidak akan mengurangi kreativitas. Justru dengan menggabungkan AI dan SDM yang berkualitas pelaku UMKM dapat menghasilkan ide-ide yang lebih cemerlang dan inovatif,” ujar Syahputra pada kegiatan yang dihadiri oleh 40 peserta di Bandung Techno Park (BTP) Telkom University, Kamis (22/05/2025).
Dia menambahkan, AI membantu untuk memodifikasi dan memperkaya ide-ide yang sudah diberikan, sehingga menghasilkan solusi yang lebih terperinci dan powerfull. Pernyataan ini menegaskan bahwa kombinasi antara teknologi dan kreativitas manusia dapat menciptakan model bisnis yang lebih adaptif dan inovatif, serta memaksimalkan potensi UMKM di era digital.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM, khususnya yang tergabung dalam UMKM Schouten.id, dapat memanfaatkan teknologi AI secara maksimal untuk mendukung inovasi dan daya saing mereka. Tidak hanya itu, dengan pengembangan kompetensi SDM yang terampil dan adaptif terhadap teknologi, para pelaku UMKM diharapkan dapat menciptakan solusi yang lebih kreatif dan efisien.
Di sisi lain saat ini industri fashion semakin berkembang pesat sekarang ini dengan banyaknya bermunculan UMKM brand clothing. Schouten.id sebuah brand fashion lokal yang mengusung filosofi “minimalist timeless”. Konsep ini menekankan pada gaya sederhana namun elegan, yang tetap relevan dan tidak lekang oleh waktu. sejalan dengan tagline Schouten.id yaitu “Effortless confidence” yang merefleksikan keyakinan bahwa penampilan yang sederhana dapat tetap memancarkan kepercayaan diri.