close
RCAST.NET
  • Redaksi & Marketing
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Agustus 27, 2025
ERASUMBU
Advertisement
  • Home
  • Sumbu Berita
  • Sumbu Nusantara
    • Sumbu Jabar
    • Sumbu Daerah
  • Sumbu Sospol
  • Sumbu Ekbis
  • Sumbu Tekno
  • Sumbu Ragam
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbu Berita
  • Sumbu Nusantara
    • Sumbu Jabar
    • Sumbu Daerah
  • Sumbu Sospol
  • Sumbu Ekbis
  • Sumbu Tekno
  • Sumbu Ragam
No Result
View All Result
ERASUMBU
No Result
View All Result
Home Sumbu Berita

Empat Sorotan DPR Progam MBG: Efisiensi hingga Pengelolaan Sampah

by Admin
20 Juni 2025
in Sumbu Berita, Sumbu Sospol
Empat Sorotan DPR Progam MBG: Efisiensi hingga Pengelolaan Sampah
Share on FacebookShare on Twitter

ERASUMBU, JAKARTA – Dalam masa resesnya, Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Bandung dan Kota Cimahi. Dari kunjungan tersebut, Ledia merumuskan empat catatan penting untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi program MBG.

Prioritaskan Sekolah yang Membutuhkan

Ledia menyoroti ketimpangan kebutuhan antar sekolah dalam penerapan program MBG. Beberapa sekolah memiliki mayoritas siswa dari keluarga tidak mampu, sehingga sangat membutuhkan asupan gizi tambahan di pagi hari. Namun, ada juga sekolah yang siswanya berasal dari keluarga mampu dan tidak terlalu memerlukan program tersebut.

“Karena program ini membutuhkan anggaran besar dan belum menjangkau seluruh sekolah di Indonesia, maka perlu pendataan akurat agar MBG diberikan kepada sekolah yang paling membutuhkan,” tegas Ledia.

BACA JUGA : Netty: Program Makan Siang Gratis Perlu Dievaluasi Berkala

Efisiensi Jumlah Paket Makanan

Isu pemborosan juga menjadi perhatian. Di salah satu SMP yang dikunjungi, dari 800 siswa, rata-rata 60 siswa tidak hadir setiap hari. Namun, jumlah paket makanan tetap dikirim sesuai jumlah siswa, yakni 800 paket, sehingga terjadi kelebihan puluhan paket setiap hari.

Jika rata-rata ketidakhadiran sudah diketahui, seharusnya jumlah pengiriman makanan bisa disesuaikan. Misalnya cukup 750 paket. Ini bentuk efisiensi nyata tanpa mengurangi kualitas makanan,” ujar Ledia.

Ia menambahkan bahwa efisiensi ini bisa dilakukan melalui koordinasi sederhana antara sekolah dan dapur penyedia makanan. Untuk sekolah dengan dapur yang lokasinya masih dalam satu kecamatan, laporan jumlah siswa yang hadir bisa dikirim pada pagi hari agar jumlah paket bisa disesuaikan sebelum pengiriman.

Masalah Pengelolaan Sampah Makanan

Program MBG juga menghasilkan volume sampah sekolah yang signifikan setiap hari, mulai dari kulit buah, sisa makanan, hingga kemasan bekas seperti kotak susu. Seiring waktu, sekolah mulai kewalahan dalam mengelola limbah tersebut.

“Beberapa sekolah mengeluhkan tidak adanya sistem pengelolaan sampah yang memadai. Sampah harus segera diolah, entah melalui kompos, magotisasi, atau metode lainnya, agar tidak menjadi masalah baru,” jelas Sekretaris Fraksi PKS DPR RI tersebut.

Ia mendorong adanya koordinasi antara sekolah dengan RW, kelurahan, dan pihak terkait agar pengelolaan sampah menjadi lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Fokus ke Daerah 3T dan Sekolah Prioritas

Catatan terakhir adalah tentang pemetaan prioritas program MBG, terutama untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) yang masih memiliki tingkat gizi buruk dan stunting cukup tinggi.

“Daerah 3T sangat memerlukan afirmasi. Pemerintah harus memprioritaskan MBG untuk wilayah tersebut. Setelah itu, program bisa dilanjutkan ke sekolah-sekolah lain yang siswanya berasal dari masyarakat menengah ke bawah,” jelas Ledia.

Ledia mengingatkan pentingnya validasi data dan pemetaan yang akurat agar program Makan Bergizi Gratis benar-benar menjadi solusi bagi peningkatan gizi dan masa depan anak-anak Indonesia.

Tags: DPR RIkomisi XLedia HanifaMakanan Bergizi GratisMBG
Previous Post

KAI Commuter Resmi Integrasikan Kartu Multi-Trip dengan Bus MJT

Next Post

Ono Surono Bantah Perintahkan Kades Pasir Munjul Kritik Gubernur: Itu Jeritan Rakyat!

Recommended

Jadi Brand Ambasador Roscik, Ade Rai Ajak Konsumsi Lezat dan Sehat

Jadi Brand Ambasador Roscik, Ade Rai Ajak Konsumsi Lezat dan Sehat

2 hari ago
HUT Ke-80 RI, 18.439 Narapidana Dapat Remisi

HUT Ke-80 RI, 18.439 Narapidana Dapat Remisi

1 minggu ago

Trending

Komitmen Kuat Menjaga Toleransi Di Jabar

Komitmen Kuat Menjaga Toleransi Di Jabar

2 tahun ago
Blitz Arena Hadir di Bandung, Wahana Pertempuran Seru untuk Liburan Sekolah

Blitz Arena Hadir di Bandung, Wahana Pertempuran Seru untuk Liburan Sekolah

2 bulan ago

Popular

Sekda Jabar Lantik Ribuan Pelajar, FOJB Cetak Pemimpin Muda Berkarakter Panca Waluya

Sekda Jabar Lantik Ribuan Pelajar, FOJB Cetak Pemimpin Muda Berkarakter Panca Waluya

2 minggu ago
Yan Rizal: Lahan Bandung Zoo Bukan Milik Pemkot Bandung

Yan Rizal: Lahan Bandung Zoo Bukan Milik Pemkot Bandung

1 minggu ago
Pengkaryaan angklung

Satu Dekade SORA  Konsisten Cetak Komposer Angklung

3 minggu ago
Bandung Zoo Diduduki Oknum, Pakan Satwa Tertahan

Bandung Zoo Diduduki Oknum, Pakan Satwa Tertahan

3 minggu ago
Prime Center

Prime Center Tawarkan Promo LASIK Canggih SMILE PRO di 23 Paskal

3 minggu ago
  • Redaksi & Marketing
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2022, ERASUMBU

No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbu Berita
  • Sumbu Nusantara
    • Sumbu Jabar
    • Sumbu Daerah
  • Sumbu Sospol
  • Sumbu Ekbis
  • Sumbu Tekno
  • Sumbu Ragam

Copyright © 2022, ERASUMBU

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In